Contoh Majas Hiperbola

Contoh Majas Hiperbola

Di blog kajian teori ada beberapa hal yang menjadi unggulan ataupun beda dengan blog lainnya. Selain berbagai materi untuk pembuatan makalah atau skripsi atau karya ilmiah, kami juga menyediakan berbagai contoh misalnya contoh makalah, contoh skripsi, contoh cerpen, contoh surat aupun contoh proposal yang menjadi tugas dari siswa di smp maupun sma.

Kumpulan contoh majas hiperbola maupun contoh majas personifikasi ataupun majas yang lain akan kami sajikan pada blog ini. Langsung saja pada kesempatan kali ini saya akan memberikan Contoh Majas Hiperbola semoga apa yang saya sajikan bermanfaat untuk anda.

Contoh Majas Hiperbola

Majas Hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih-lebihan jumlahnya, ukurannya, atau sifatnya dengan maksud memberi penekanan pada suatu pernyataan atau situasi untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan pengaruhnya Tarigan (1985: 55). Menurut Keraf (1981: 127) hiperbola adalah semacam gaya bahasa yang mengandung suatu penyataan yang berlebihan, dengan membesar-besarkan sesuatu hal. Read more: Jenis Majas dan Contoh Majas

Berikut di bawah ini adalah contoh majas hiperbola dalam bahasa Indonesia :

  • Karena terjepit pintu, Adikku menjerit setinggi langit merasakan sakitnya.
  • Nasihat yang diberikan Ibu sangat menggetarkan jiwa, membuatku meneteskan airmata.
  • Anak itu meraung kencang karena permintaannya tidak dituruti oleh orang tuanya.
  • Akhirnya dengan susah payah si jago merah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
  • Setiap hari dia memeras keringat demi mendapatkan sesuap nasi
  • Ia dapat menghitung secepat kilat
  • Sejak ayahnya meninggal, Anton terpaksa menjadi tulang punggung keluarga.
  • Aku akan terus berjuang membela agamaku sampai titik darah penghabisan.
  • Semangatnya untuk belajar selalu berkobar.
  • Suara begitu keras menggelegar sampai ke angkasa.
  • Mukanya merah padam terbakar amarah.
  • Jeritan hatinya terdengar sampai langit ke tujuh.
  • Cintaku padamu tak lekang oleh waktu.
  • Suaranya menggelegar sampai ke lantai ketujuh.
  • Kasih sayang Ibu senantiasa mengalir dalam nafasnya.
  • Detak jantungku berlari kencang tiap ku bertemu denganmu.
  • Jamela lari terbirit-birit ketika bertemu dengan sang mantan.
  • Aku akan terus berjuang sampai tetes darah terakhir untuk mencari keadilan.
  • Meski ada lebih dari lima ribu wanita di istanaku, hanya kau yang teristimewa di hatiku.
  • Lolongan anjing itu memecah kesunyian di malam hari.
  • Aksi para klub begal telah memakan banyak korban.
  • Tiba-tiba lidah ini kaku dan tidak berdaya untuk mengungkapkan semua perasaan.
  • Panas matahari telah membakar kulinya yang halus.
  • Tragedi itu telah mewariskan kesedihan yang mendalam bagi keluarga.
  • Kesyirikan dapat memporak-porandakan keimanan seseorang.
  • Ia meruang kesakitan setelah terjatuh dari sepeda.
  • Krisis moneter telah menghancurkan sendi perekonomian negara ini.
  • Kebiasaan buruk ini mulai menjamur dikalangan pemuda.
  • Kebiasaan barat telah meracuni fikiran anak muda itu.
  • Samudra akan kusebrangi untuk menggapai cita-citaku.
  • Ia mulai terkenal setelah diorbitkan oleh seorang produser.
  • Gedung-gedung di Jakarta begitu tinggi mencakar langit.
  • Hatiku remuk melihat anak yatim yang malang itu.
  • Deni telah menguras semua kemampuannya untuk dalam sesi pertandingan hari ini.
  • Kulitnya sudah kebal dari panas matahari
  • Badannya sangat kurus, hanya tinggal kulit pembalut tulang.
  • Siang malam Ibu banting tulang untuk membantu ayah memenuhi kebutuhan hidup kami.
  • Budi turut memeras keringat dengan tercapai keinginannya.
  • Bukannya turun, harga sembako kian hari membumbung semakin tinggi.
  • Sudah banyak film-film produksi Hollywood yang berhasil mengguncang dunia.
  • Copet itu berhasil mengambil dompetĀ  secepat kilat tanpa disadari oleh sang korban.
Baca juga :  NASKAH DRAMA :: Unsur-unsur Dalam Drama

Ada beberapa contoh – contoh lain yang sudah kami bagikan untuk anda. Semoga Contoh Majas Hiperbola ini bermanfaat untuk anda semua. Tunggu artikel kami berikutnya.