Pengertian Paragraf Naratif dan Contohnya

Pengertian Paragraf Naratif dan Contoh Paragraf Naratif

Pada kesempatan yang lalu sudah pernah saya ulas mengenai materi sekolah yang berkaitan dengan beberapa contoh teks, misalnya teks eksemplum, teks anekdot dan teks eksplanasi. Untuk kali ini saya admin kajianteori.com akan mengulas beberapa teori mengenai Pengertian Paragraf Naratif dan Contoh Paragraf Naratif.

Pengertian Paragraf Naratif dan Contoh Paragraf Naratif

Pengertian Paragraf Naratif

Secara sederhana, paragraf dapat diartikan sebagai rangkaian kalimat yang disusun untuk menjelaskan sebuah ide pokok. Ada banyak cara merangkai kalimat-kalimat agar menjadi paragraf yang mudah dipahami. Cara merangkai kalimat disebut dengan pola pengembangan paragraf atau sering pula disebut teknik mengembangkan paragraf. Ada beberapa pola pengembangan paragraf, antara lain pola deduktif, induktif, sebab-akibat, deskriptif, proses, contoh, pertentangan, perbandingan, dan kronologis.

Pengertian paragraf naratif adalah jenis karangan yang mengungkapkan suatu kisah, peristiwa, atau pengalaman pribadi berdasarkan urutan-urutan kejadian atau peristiwa. Biasanya dalam kejadian atau dalam peristiwa tersebut, tokohnya mengalami kejadian penting. Sesuatu yang dialami tokoh atau konflik antartokoh akan menjadi bagian yang menarik dalam sebuah naratif.

Pada paragraf naratif, kalimat satu dan kalimat yang lain memiliki hubungan yang berurutan. Dalam paragraf naratif, setiap peristiwa – yang dituangkan dalam bentuk kalimat – bersifat kronologis. Untuk menghubungkan kalimat-kalimat pada paragraf itu, digunakan penghubung (konjungsi).

Lihat contoh paragraf naratif di bawah ini :

Dialah Cesi Nurbandini. Umur tujuh tahun. Ibunya pengarit rumput, ayahnya kuli bangunan. Mereka tinggal di Dawuran, sebuah desa subur di Plered, Bantul, nun di selatan Yogyakarta.Meski upah sang ayah kecil, istri dan anaknya bahagia. Cesi punya boneka panda besar.

Sabtu pagi, 27 Mei, si kecil menemani ibu menyapu halaman. Ayahnya masih tidur, lelah setelah sehari sebelumnya bekerja sampai sore. Tiba-tiba tanah bergoyang. Tanah di halaman rumah mereka terbelah, pohon-pohon di samping rumah jumpalitan. Secepat kilat ibunya menyambar tubuh Cesi, lalu berlari ke jalan raya. Kencang.

Sang ibu tiba-tiba berhenti. Cesi hampir terlempar. Perempuan itu histeris berteriak sejadi-jadinya memanggil suaminya. Tak ada sahutan. Dari kejauhan terlihat rumah mereka telah roboh. Rata tanah. Debu menukik ke langit, tetapi ayah Cesi di mana?

Perempuan itu takut kembali ke rumah sebab tanah terus bergerak. Sembari menggendong Cesi, dia terangah-engah ke rumah Mbah Putri (nenek) yang tak berapa jauh dari rumah mereka. Ya ampun, rumah si Mbah juga sudah rata tanah. (Tempo, 11 Juni 2006)

Ciri-Ciri Paragraf Naratif :

  1. Ada tokoh, tempat, waktu, dan suasana yang diceritakan
  2. Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
  3. Tidak hanya terdapat dalam karya fiksi ( cerpen,novel,roman) tetapi juga terdapat dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,riwayat perjalanan).

Contoh paragraf Naratif (1) :

Liburan sekolah beberapa tahun yang lalu, saya dan ibu pergi ke Pontianak. Pontianak merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Di Pontianak, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas Kota Pontianak. Perjalanan kurang lebih 2 jam dengan menggunakan pesawat. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Sintawang. Waktu tempuh menuju Sintawang kurang lebih sembilan jam dari Pontianak jika menggunakan mobil. daerah ini terkenal sebagai penghasil tenun ikat. Motif tenun ikatnya sangat unik dan coraknya sangat khas Kalimantan Barat. Harga tenun ikat ini tergolong mahal, tergantung motif dan bahannya. Harganya bisa mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan Rupiah.

Contoh paragraf Naratif (2):

Hari-hariku sebagai pekerja perempuan di perusahaan industri makanan olahan sangat padat dan melelahkan. Bayangkan pagi-pagi sekali aku harus bangun dan menyiapkan sarapan anak-anakku. Sebelumnya, aku tentu harus memandikan mereka karena anak-anakku masih kecil. Sambil aku ganti baju kerja, aku sempatkan menyuapi anakku yang paling kecil. Setelah beres urusan rumah, segera aku berlari untuk mengejar angkutan yang mengangkutku ke jalan raya yang dilalui bus.

Contoh paragraf Naratif (3):

Ratusan warga mengalami keracunan. Musibah itu terjadi enam jam setelah mereka menikmati hidangan dalam hajatan sunatan di rumah Slamet Riyadi (38), warga Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sekitar 200 penduduk dari beberapa desa dibawa ke rumah sakit di puskesmas. Tak ada korban meninggal dalam musibah tersebut.

Demikianlah beberapa contoh paragraf naratif atau narasi beserta pengertian paragraf naratif, semoga ulasan ini menambah ilmu untuk anda semua.

Baca juga :  Pengertian Bahasa Kias (Pemajasan)
loading...