Penjelasaan dari Konsep Wilayah dan Tata Ruang - Kajian Teori
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasaan dari Konsep Wilayah dan Tata Ruang

konsep wilayah dan tata ruang


Kita pasti sudah sering mendengar kata wilayah, entah itu di dunia nyata atau dunia game. Entah itu wilayah pantai, wilayan pegunungan, wilayah desa, wilayah kota dan wilayah negara. Apakah teman-teman sudah mengetahui apa itu pengertian wilayah dan konsepnya, mari kita simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa itu wilayah? Wilayah adalah suatu adalah suatu objek bagian bidang bumi yang dapat dilihat dan dibedakan dari karakteristik sesuai tempatnya, setiap wilayah memiliki ciri karakteristik tertentu sehingga dapat dibedakan antara wilayah lainnya sesuai aspek fisik dan aspek sosial. Seperti wilayah pantai memiliki ciri khas yang dikelilingi air laut dan pasir, sehingga jelas berbeda dengan wilayah pegunungan yang dikelilingi gunung, pohon bahkan perkebunan sayur warga sekitar.

Konsep Wilayah

Wilayah bisa dibedakan sesuai aspek geografinya, dan menurut para ahli geografi Richardson, Hagget, Cliff dan Frey wilayah dibagi menjadi tiga jenis kategori, yaitu Wilayah Formal, Wilayah Fungsional dan Wilayah Vernakuler.

Wilayah Formal 

Wilayah Formal dapat disebut wilayah yang memiliki karakteristik khas dan homogen atau wilayah yang hanya memiliki ciri khas satu saja baik secara karateristik fisik dan karakteristik sosial. Dan memiliki sifat statis karena memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengubah sifat utama wilayahnya.

Contoh wilayah formal sesuai aspek fisik yaitu wilayah pegunungan yang merupakan wilayah yang homogen karena dapat dibedakan adanya banyak gunung di wilayah tersebut. Dan untuk wilayah sesuai aspek sosial, kita bisa melihat dari segi bahasa semua orang di wilayah Indonesia dapat menggunakan Bahasa Nasional Indonesia.

Wilayah Fungsional

Wilayah Fungsional merupakan wilayah yang adanya interaksi antara komponen wilayah yang saling berhubungan satu sama lainnya. Interaksi ini biasanya berhubungan dengan urusan ekonomi dan paling sering terjadi pada pusat wilayah tertentu dan wilayah yang berdekatan berfungsi untuk mendukung kegiatan di pusat wilayah.

Contoh wilayah fungsional yaitu wilayah DKI Jakarta dan wilayah Bodetabek karena wilayah Jakarta adalah pusat kegiatan, dan Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi adalah yang mendukung kegiatan utama di pusat wilayah Jakarta karena wilayah Bodetabek yang terdekat. Wilayah fungsional memiliki sifat dinamis karena dapat berubah sewaktu-waktu.

Wilayah Vernakuler

Wilayah Vernakuler merupakan wilayah yang dilihat berdasarkan persepsi orang-orang tentang istilah wilayah tertentu. Dan menjadi peran penting dalam identitas budaya, akan tetapi tidak memiliki batas yang jelas. Contoh wilayah Vernakuler adalah Bandung sebagai kota kembang, Bogor Sebagai Kota Hujan, Jogjakarta sebagai kota Pelajar dan banyak daerah lainnya yang menjadi persepsi yang khas oleh setiap orang-orang.

Konsep Tata Ruang

Tata ruang sangat berhubungan erat dengan konsep pengembangan wilayah, penataan ruang mempunyai peran penting untuk perencanaan pembangunan berkelanjutan.

Menuruh ahli Ruslan Diwiryo, penataan ruang sangat penting untuk pengembangan perencanaan pembangunan wilayah dan kota berkepanjangan. Menurut Peraturan Presiden Nomor 62 tahun 2011 ruang adalah suatu wadah yang meliputi ruang darat, ruang udara dan ruang laut. Yang termasuk dalam satu kesatuan wilayah, yang terdapat manusia dan makhluk hidup untuk melakukan kegiatan dan berkelangsungan hidup.

Perencanaan tata ruang di Republik Indonesia dibagi menjadi 3 bagian, yaitu perencanaan tata ruang nasional, perencanaan tata ruang provinsi dan perencanaan tata ruang kota/kabupaten. 

Posting Komentar untuk "Penjelasaan dari Konsep Wilayah dan Tata Ruang"